Khazanahalquran.com – Jika kita menengok kepada sejarah, akan kita temukan bahwa para penguasa dzalim selalu menampilkan pengikutnya yang banyak. Seperti Fir’aun yang merendahkan Nabi Musa as karena pengikutnya yang sedikit.

إِنَّ هَؤُلَاءِ لَشِرْذِمَةٌ قَلِيلُون

(Fir’aun berkata): “Sesungguhnya mereka (Bani Israil) benar-benar golongan kecil.” (QS.asy-Syuara’:54)

Dana seperti perkataan musyrikin arab,

نَحْنُ أَكْثَرُ أَمْوَالًا وَأَوْلَادًا وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِين

Dan mereka berkata: “Kami lebih banyak mempunyai harta dan anak-anak (daripada kamu) dan kami sekali-kali tidak akan diazab. (QS.as-Saba’:35)

Dan seluruh penentang kebenaran selalu membanggakan banyaknya jumlah dan kekayaan mereka untuk menjatuhkan mental kaum mukminin.
أَنَا أَكْثَرُ مِنْكَ مَالًا وَأَعَزُّ نَفَرًا

“Hartaku lebih banyak dari pada hartamu dan pengikut-pengikutku lebih kuat” (QS.al-Kahfi:34)

Tapi apa jawaban Al-Qur’an atas kesombongan mereka yang membanggakan banyaknya pengikut?

Ketahuilah bahwa kaum mukminin tidak pernah menampilkan jumlah kekuatan dan kekayaan mereka, karena slogan mereka adalah :

كَمْ مِنْ فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّه

“Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah.” (QS.al-Baqarah:249)

Dan sejarah membuktikan bahwa pengikut para nabi sangat sedikit dibanding musuh-musuh mereka. Namun musuh yang banyak dengan kemampuan yang hebat menjadi lemah dihadapan segelintir kaum mukminin.

Fakta ini digambarkan secara jelas dalam kisah Musa melawan Fir’aun, Tholut melawan Jalut serta perang Badar dan Ahzab dizaman Nabi saw.

Sayyidina Ali berpesan,

أَيُّهَا النَّاس لَاتَسْتَوْحِشُوا فِي طَرِيْقِ الْهُدَى لِقِلَّةِ أَهْلِهِ

“Janganlah engkau gentar di jalan hidayah karena sedikitnya jumlah pengikutnya.”

Semoga kita termasuk di antara para pengikut kebenaran yang sedikit tersebut.

Komentar

LEAVE A REPLY