Khazanahalquran.com – Ketika kita bergantung kepada makhluk, sehebat apapun ia, sebesar apapun kekuatannya hanya akan mengantarkan pada kekecewaan dan kebinasaan.

Ingatkah kita dengan putra Nabi Nuh as? Ketika nabi Nuh mengajaknya untuk naik perahu, ia menolak dan ingin menyelematkan diri dengan mendaki gunung.

قالَ سَآوي إِلى جَبَلٍ يَعصِمُني مِنَ المَاءِ

Anaknya menjawab: “Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!”

Namun apa yang terjadi? Setinggi apapun gunung itu tidak akan menyelamatkanya.

لَا عَاصِمَ الْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِلَّا مَنْ رَحِمَ
Nuh berkata: “Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang”. (QS.Huud:43)

Maka jangan pernah berharap dan bergantung kepada makhluk, karena sehebat apapun ia tidak memiliki kekuatan dihadapan Allah SWT.

Di tempat lain Nabi Musa dengan segala kelemahan seorang bayi bisa selamat dari maut sementara Fir’aun dengan segala kekuatannya menjadi binasa tak bersisa. Karena semua itu bergantung pada kekuasaan dan kehendak-Nya.

Komentar

LEAVE A REPLY