Khazanahalquran.com – Ada dua kejadian dalam Al-Qur’an yang seakan tidak masuk akal namun dapat terwujud ketika Allah telah berkehendak. Dua kejadian ini menyimpan pelajaran yang begitu berharga,

1. Ketika Allah menyampaikan kabar kepada Nabi Zakariya as bahwa beliau akan memiliki anak. Saat itu beliau terheran karena umur beliau sudah tua dan istrinya mandul. Namun Allah berfirman,

َقَالَ رَبُّكَ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَقَدْ خَلَقْتُكَ مِنْ قَبْلُ وَلَمْ تَكُ شَيْئًا

Tuhan berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesunguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali”. (QS.Maryam:9)

2. Ketika siti maryam as hendak dikaruniai
seorang anak tanpa ayah, Allah berfirman,

قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ ۖ وَلِنَجْعَلَهُ آيَةً لِلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِنَّا ۚ وَكَانَ أَمْرًا مَقْضِيًّا

Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan”. (QS.Maryam:21)

Ayat ini hendak menepis segala pemikiran yang menganggap Allah tidak memiliki kuasa untuk melakukan sesuatu yang seakan “tak mungkin terjadi”.

Ayat ini ingin menggugah hati mereka yang lemah dan mudah putus asa dalam menghadapi ujian hidup. Setiap kita ditimpa kesulitan ingatlah bahwa “segala sesuatu itu mudah bagi Allah”.

Serumit apapun masalahnya, sebesar apapun kesulitannya di mata kita, ketahuilah bahwa itu semua mudah dan ringan di mata Allah SWT.

Tanamkan dalam hati kita ayat singkat ini dan jangan pernah putus asa,

قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ

Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku….”

Semoga bermanfaat….

Komentar

LEAVE A REPLY