Khazanahalquran.com – Sering kita mendengar kata-kata bijak, “memulai itu mudah, yang sulit adalah mempertahankan”. Mungkin seperti itulah gambaran istiqomah. Beramal baik itu sangat mudah tapi istiqomah untuk beramal baik itu sulit. Ibadah itu mudah, yang sulit adalah bertahan untuk rajin beribadah.

Kali ini kita akan melihat komentar Al-Qur’an dan Sabda Rasulullah swt tentang istiqomah, Allah berfirman,

فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَمَن تَابَ مَعَكَ وَلاَ تَطْغَوْاْ -١١٢-

“Maka tetaplah engkau (Muhammad) (di jalan yang benar), sebagaimana telah diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang bertobat bersamamu, dan janganlah kamu melampaui batas.” (Huud 112)

  Ada seorang yang meminta nasehat dari Rasulullah saw, beliau hanya berpesan,

“Katakanlah : Aku beriman kepada Allah kemudian beristiqomahlah !”

 

♦ Arti Istiqomah

Istiqomah adalah selalu bertahan di atas jalan yang lurus, sesuai dengan jalur syariat Allah swt.

 

♦ Prosedur Istiqomah

Istiqomah harus dijalankan seperti keinginan Allah bukan menuruti keinginan hati manusia. Karena itu, setelah perintah untuk ber-istiqomah Allah melanjutkan firman-Nya dengan kalimat (كَمَا أُمِرْتَ) ) sebagaimana telah diperintahkan kepadamu.

Banyak orang ingin ber-istiqomah namun dia melampaui batas. Padahal, istiqomah punya batasan yang pas, tidak kurang dan tidak berlebihan. Dalam perintah lain sering ditekankan untuk jangan mengurangi, namun dalam ayat ini berbeda.

Setelah Allah memberi perintah untuk istiqomah, Dia berpesan untuk jangan berlebihan dalam melakukan hal ini, (وَلاَ تَطْغَوْاْ) dan janganlah kamu melampaui batas”.

 

♦ Apa yang didapatkan orang-orang yang istiqomah?

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا

Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka

 

1. Malaikat Turun Kepada Mereka

تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ

maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka

 

2. Mendapat Ketenangan dan Keamanan dari Kesedihan dan Rasa Takut

أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا

“Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati.”

 

3. Mendapat Kabar Gembira tentang Surga

وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ -٣٠-

Dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.”

 

4. Mendapat Perlindungan Malaikat di Dunia dan Akhirat

نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ -٣١-

Kami-lah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya (surga) kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh apa yang kamu minta.

(Fussilat 30-31)

 

Komentar

LEAVE A REPLY