Khazanahalquran.com – وَيَوْمَ يُعْرَضُ الَّذِينَ كَفَرُوا عَلَى النَّارِ أَذْهَبْتُمْ طَيِّبَاتِكُمْ فِي حَيَاتِكُمُ الدُّنْيَا وَاسْتَمْتَعْتُمْ بِهَا

Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (kepada mereka dikatakan): “Kamu telah menghabiskan rezekimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu telah bersenang-senang dengannya.” (QS.al-Ahqaf:20)

Ayat ini sedang berbicara tentang orang-orang kafir yang dihadapkan kepada neraka. Lalu dikatakan kepada mereka “Kamu telah menghabiskan rezekimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja)..”

Apa maksud dari ayat ini? Apakah kita tidak diperbolehkan menikmati kenikmatan dunia?

Jelas bahwa menikmati pemberian Allah berupa kenikmatan-kenikmatan dunia bukanlah hal yang buruk. Namun yang sangat tercela adalah ketika seseorang tenggelam dalam kelezatan duniawi lalu ia lupa mengingat Allah dan hari akhir. Apalagi jika kenikmatan itu dinikmati dengan cara yang haram dan bercampur dengan kemaksiatan. Dan lebih parah lagi jika berhubungan dengan merampas hak orang lain.

Kalimat “اذهبتم” menunjukkan bahwa kenikmatan dunia apapun bentuknya akan segera sirna dan hilang.

Ayat ini sedang memberi pelajaran yang luar biasa agar kita jangan menghabiskan semua kenikmatan yang kita miliki di dunia saja. Namun investasikanlah kenikmatan itu untuk di akhirat juga. Karena manusia yang paling rugi ialah seorang yang memiliki banyak kenikmatan di tempat transitnya tapi ketika pulang ke kampung halamannya ia tidak membawa sesuatu apapun.

Semoga bermanfaat…

Komentar

LEAVE A REPLY