Khazanahalquran.com – Al-Qur’an menggambarkan imbalan yang diminta oleh Rasulullah saw dengan bentuk yang bermacam-macam.

Berikut ini adalah macam-macam ayat yang menceritakan tentang upah baginda Nabi saw,

1. Rasulullah saw hanya berharap imbalan atas perjuangannya dari Allah semata.

إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَى اللَّهِ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ

Imbalanku hanyalah dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS.Saba’:47)

 

2. Rasulullah saw meminta upah berupa kecintaan kepada keluarga beliau.

قُل لَّا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْراً إِلَّا الْمَوَدَّةَ فِي الْقُرْبَى

Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak meminta kepadamu sesuatu imbalan pun atas seruanku kecuali kecintaan kepada keluarga(ku).” (QS.as-Syura:23)

 

3. Imbalan yang diminta (yaitu kecintaan kepada keluarga beliau) adalah agar manusia dapat mengambil jalan Allah swt.

قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِلَّا مَنْ شَاءَ أَنْ يَتَّخِذَ إِلَىٰ رَبِّهِ سَبِيلًا

Katakanlah, “Aku tidak meminta imbalan apa pun dari kamu dalam menyampaikan (risalah) itu, melainkan (mengharapkan agar) orang-orang mau mengambil jalan kepada Tuhan- nya.” (QS.al-Furqan:57)

 

4. Seluruh imbalan yang diminta oleh Rasulullah saw adalah demi kebaikan manusia itu sendiri.

قُلْ مَا سَأَلْتُكُم مِّنْ أَجْرٍ فَهُوَ لَكُمْ

Katakanlah (Muhammad), “Imbalan apa pun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu.” (QS.Saba’:47)

 

Dari berbagai ayat diatas dapat kita simpulkan bahwa Rasulullah saw hanya berharap imbalan dari Allah swt. Adapun upah yang diminta Rasulullah saw (yaitu kecintaan kepada keluarganya) adalah demi keselamatan dan kebahagiaan manusia itu sendiri, bukan untuk kepentingan pribadi nabi.  Katakanlah (Muhammad), “Imbalan apa pun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu.”

Karena kunci dari mengikuti jalan Allah swt adalah dengan mengikuti bimbingan dan petunjuk dari keluarga nabi saw.

Semoga kita mendapat syafaat baginda Nabi Muhammad saw.

 

Komentar

LEAVE A REPLY