Khazanahalquran.com – Didalam Al-Qur’an, ada dua surat yang didahului dengan kalimat “Celaka !”, yaitu dalam firman Allah swt,

وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ

“Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!” (QS.al-Muthaffifin:1)

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ

“Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela.” (QS.al-Humazah:1)

 

Celaka pada ayat pertama berkaitan dengan harta manusia. Dan ayat kedua berkaitan dengan kehormatan mereka. Dua ayat ini menunjukkan begitu besarnya perhatian islam terhadap harta dan kehormatan manusia.

Maka kita harus berhati-hati dengan dua hal ini. Jangan pernah bermain-main dengan harta dan kehormatan manusia. Jika tidak, Allah telah memperingatkan dengan celaka dan celaka !

Dalam suatu kesempatan, Salman Al-Farisi berkomentar mengenai Al-Muthoffifin (orang yang suka mengurangi timbangan), beliau berkata :

“Solat adalah timbangan. Siapa yang melakukannya dengan sempurna maka (hidupnya) akan dicukupi. Siapa yang kurang dalam melaksanakannya maka kalian telah mengetahui apa yang difirmankan oleh Allah mengenai orang-orang yang suka mengurangi.

وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ

“Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!” (QS.al-Muthaffifin:1)

Mengurangi dalam ayat ini bukan hanya dalam urusan jual beli saja.”

Dari penjelasan ini, Salman ingin menjelaskan pada kita bahwa curang dalam menimbang bukan hanya berkairan dengan barang atau harta, tapi juga termasuk dalam ibadah solat dan selainnya.

Semoga kita terjauhkan dari urusan harta dan kehormatan orang lain.

Komentar

LEAVE A REPLY