Khazanahalquran.com – Sesuatu yang sering kita ingat pasti memiliki suatu keistimewaan tersendiri. Orang yang pernah sekali bertemu dan bertegur sapa mungkin mudah terlupakan, namun orang yang berjasa dalam kehidupan kita tidak akan pernah terlupa.

Tentu kita berharap menjadi orang yang selalu diingat oleh orang yang kita cintai atau orang-orang penting disekitar kita. Namun pernahkah kita memiliki keinginan untuk diingat oleh Allah Subhanahu wa taala? Maha Suci Allah untuk segala contoh, namun contoh diatas hanya untuk mendekatkan pemahaman kita.

Jika Sang Pemilik alam semesta selalu mengingat kita, maka tidak ada lagi masalah yang terlihat besar. Tidak ada lagi sesuatu yang perlu ditakutkan. Semuanya menjadi kecil karena kita adalah hamba yang selalu diingat oleh Tuannya.

Disini Allah memberikan dua pilihan yang menentukan, Allah berfirman,

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ

Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan Ingat kepadamu. (QS.al-Baqarah:152)

Jika kita ingin selalu diingat oleh Allah maka jalan satu-satunya adalah menjadikan Allah sebagai sesuatu yang paling berharga dihati kita. Karena sesuatu yang berharga akan selalu disebut dan diingat.

Lalu bagaimana dengan orang-orang yang melupakan Allah?

Dalam ayat lain Allah berfirman,

نَسُواْ اللّهَ فَنَسِيَهُمْ

“Mereka telah melupakan kepada Allah, maka Allah Melupakan mereka (pula).” (QS.at-Taubah:67)

Allah telah memberikan pilihan yang begitu simpel. Jika ingin diingat oleh Allah, maka ingatlah Dia selalu. JIka kita melupakan Allah maka kita pun akan dilupakan dan disia-siakan oleh-Nya.

Kini pilihan ada ditangan kita, pilih yang mana?

 

Komentar

LEAVE A REPLY