Khazanahalquran.com – Tidak diragukan lagi bahwa hal terpenting yang dibawa oleh Islam adalah kekebasan manusia untuk memilih dan meyakini sesuatu. Islam datang dengan ajaran yang menghormati keyakinan, pemikiran serta rahasia orang lain. Karena itu seorang muslim tidak diperbolehkan untuk ikut campur dengan keyakinan seseorang. Kemudian Islam juga melarang untuk mencari-cari rahasia atau aib orang lain yang menyebabkan kita ikut campur terlalu dalam di kehidupan pribadi seseorang.

Allah swt berfirman,

وَلَا تَجَسَّسُوا

“Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain.” (QS.al-Hujurat:12)

 

Setelah larangan untuk mencari kesalahan orang lain, Islam juga melarang untuk menceritakan rahasia atau aib seseorang kepada manusia. Pada ayat yang sama Allah berfirman,

وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضاً

“Dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain.” (QS.al-Hujurat:12)

Dari dua kalimat yang terangkum dalam satu ayat yang sama ini, dapat kita simpulkan bahwa dasar ajaran Islam adalah menjaga rahasia dan kehormatan orang lain. Sesama muslim harus saling menjaga harga diri dan kehormatan saudaranya.

Namun sayang, hari ini sungguh berbeda. Sesama kaum muslimin saling menghujat dan menyalahkan. Perbedaan digunakan sebagai ajang saling kafir mengkafirkan. Padahal Rasulullah saw bersabda,

يَا مَعْشَرَ مَنْ أَسْلَمَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ يُخْلِصِ الْإِيْمَانُ إِلَى قَلْبِهِ لَا تَذُمُّوا الْمُسْلِمِيْنَ وَلَا تَتَّبِعُوا عَوْرَاتَهُم

“Wahai orang-orang yang masuk Islam dengan Lisannya namun keimanan belum merasuki hatinya, janganlah kalian mencela kaum muslimin dan janganlah mencari-cari aib mereka.”

Mari kita jaga kehormatan dan kemuliaan saudara kita sesama muslim. Hindari kebiasaan untuk saling mencela dan menyalahkan, karena hal itulah yang menyebabkan retaknya persatuan.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk dapat saling menghormati dan menjaga kehormatan kaum muslimin.

Komentar

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY