Khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

وَالْوَزْنُ يَوْمَئِذٍ الْحَقُّ فَمَن ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Timbangan pada hari itu (menjadi ukuran) kebenaran. Maka barangsiapa berat timbangan (kebaikan)nya, mereka itulah orang yang beruntung.” (QS.al-A’raf:8)

 

Timbangan amal manusia di hari kiamat menggunakan timbangan yang pasti benar dan tepat dalam perhitungannya. Semua perbuatan mereka dihitung dengan adil tanpa ada kesalahan dan kedzaliman didalamnya.

Siapa yang berat timbangan amal kebaikannya maka dia lah yang beruntung. Namun pertanyaannya, dengan ukuran apa amal kebaikan kita akan dihitung?

Jika besi diukur dengan hitungan “ton”…

Jika buah diukur dengan hitungan “kilo”…

Jika emas diukur dengan hitungan “gram”…

Jika berlian diukur dengan hitungan “krat”…

Lalu dengan hitungan apa amal kita akan diukur?

 

Jawabannya ada dalam firman Allah berikut ini,

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ

“Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarah, niscaya dia akan melihat (ba-lasan)nya.” (QS.al-Zalzalah:7)

إِنَّ اللّهَ لاَ يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ وَإِن تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِن لَّدُنْهُ أَجْراً عَظِيماً

“Sungguh, Allah tidak akan menzalimi seseorang walaupun sebesar zarah, dan jika ada kebajikan (sekecil zarah), niscaya Allah akan Melipatgandakannya dan Memberikan pahala yang besar dari sisi-Nya.” (QS.an-Nisa’:40)

Ya, amal perbuatan kita akan diukur dengan hitungan “zarah” yang artinya benda yang terkecil seperti atom. Yakni, sekecil apapun perbuatan yang kita lakukan akan menambah timbangan kita di hari kiamat kelak. Semuanya akan tampak dan tak ada satupun yang terlewatkan.

Maka mari kita terus menambah timbangan amal baik kita dan berusaha untuk meninggalkan perbuatan dosa, karena semua itu akan menambah dan mengurangi timbangan kita di hari kiamat.

فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ – فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ – وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ – فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ –

“Maka adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang).

Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.” (QS.al-Qari’ah:6-9)

 

Komentar

LEAVE A REPLY