Khazanahalquran.com – Selain setan, musuh utama manusia ada didalam dirinya sendiri, Al-Qur’an menyebutnya hawa nafsu. Hawa nafsu adalah keinginan-keinginan negatif yang menggiring manusia menuju kerusakan.

Kali ini kita akan bertanya, bagaimana pendapat Al-Qur’an tentang hawa nafsu?

1. Mengikuti hawa nafsu menjadikan manusia lalai.

وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَن ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ

“Janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami Lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti keinginan (hawa nafsu)nya.” (QS.al-Kahf:28)

 

2. Mengikuti hawa nafsu adalah sumber kekafiran dan kebinasaan.

فَلاَ يَصُدَّنَّكَ عَنْهَا مَنْ لاَ يُؤْمِنُ بِهَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ فَتَرْدَى

“Maka janganlah engkau dipalingkan dari (Kiamat itu) oleh orang yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti keinginan (hawa nafsu)nya, yang menyebabkan engkau binasa.” (QS.Thaha:16)

 

3. Mengikuti hawa nafsu adalah kesesatan yang terburuk.

وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ

“Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti keinginan (hawa nafsu)nya.” (QS.al-Qashas:50)

 

4. Mengikuti hawa nafsu menghalangi seseorang untuk berbuat adil.

فَاحْكُم بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى

“Berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu.” (QS.Shad:26)

 

5. Mengikuti hawa nafsu adalah sumber kerusakan.

وَلَوِ اتَّبَعَ الْحَقُّ أَهْوَاءهُمْ لَفَسَدَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ

“Dan seandainya kebenaran itu menuruti keinginan mereka, pasti binasalah langit dan bumi, dan semua yang ada di dalamnya.” (QS.al-Mukminun:71)

 

Semoga kita termasuk orang-orang yang mampu menghadapi hawa nafsu dan mengarahkan keinginan kita di jalan yang diridhoi Allah swt.

Komentar

LEAVE A REPLY