Apa Maksud dari Ayat “Tolak lah Keburukan dengan Kebaikan”? Apakah hanya Diam dan Sabar?

Khazanahalquran.com – Kali ini kita akan mengkaji salah satu firman Allah SWT yang mengajarkan kepada kita untuk melawan keburukan dengan kebaikan.

Tapi apa yang dimaksud melawan keburukan dengan kebaikan? Apakah hanya dengan bersabar atas kekejaman penindas dan diam menanti pertolongan Allah seperti pendapat beberapa ahli tafsir mengenai ayat ini?

ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ السَّيِّئَةَ ۚ نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَصِفُونَ

“Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan yang lebih baik. Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan.” (QS.al-Mukminun:96)

Kata “menolak” atau “melawan” dalam ayat ini memiliki arti yang luas sesuai kondisi masing-masing. Terkadang yang dimaksud penolakan atas keburukan itu adalah melawan dengan kekuatan, jika korban yang ditindas memiliki kemampuan untuk melawan. Karena jika didiamkan akan membuat musuh semakin berlaku dzalim dan sewenang-wenang.

Tapi terkadang “melawan dengan kebaikan” itu dapat dimaknai dengan bersabar dan diam atas kejahatan mereka. Karena mungkin saja kesabaran dan kebaikan korban akan membuat pelakunya menyesal dan bertaubat, atau bahkan bisa membuatnya berbalik menjadi kawan yang setia.

Allah berfirman,

ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ

“Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.” (QS.Fussilat:34)

Karena itu kata “melawan keburukan dengan kebaikan” tidak dapat dimaknai dengan satu makna tunggal. Karena perlawanan itu bergantung pada kondisi dan maslahat yang ada. Terkadang bersabar adalah perlawanan terbaik namun bukan berarti selalu diam dan tak pernah bangkit. Disinilah pentingnya seorang pemimpin yang bijak dalam menentukan strategi perlawanan yang akan digunakan untuk “menolak kejahatan musuh”.

Semoga bermanfaat….

Komentar

LEAVE A REPLY